Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Problem Based Learning (PBL) Terhadap Higher Order Thinking Skills (HOTS) Peserta Didik Sekolah Dasar
Main Article Content
Abstract
Keterampilan berpikir tingkat tinggi atau dikenal juga dengan Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan tuntutan Kurikulum 2013. Rendahnya keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) disebabkan oleh kurangnya variasi model pembelajaran yang guru terapkan dalam kegiatan belajar mengajar. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mengembangkan higher order thinking skills (HOTS) peserta didik yaitu model pembelajaran problem based learning (PBL). Adapun model pembelajaran problem based learning (PBL) dapat melibatkan peserta didik dalam menyelesaikan masalah yang sesuai dengan tahapan metode ilmiah, sehingga higher order thinking skills (HOTS) peserta didik dapat dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data mengenai pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe problem based learning (PBL) terhadap higher order thinking skills (HOTS) peserta didik di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi experiment dengan non equivalent control group design. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah masing-masing sampel 38 peserta didik kelas eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda dengan teknik analisis data menggunakan bantuan software IBM SPSS Statistic versi 26. Hasil analisis data diperoleh dari uji hipotesis menggunakan uji independent sample T-test yang menunjukkan adanya penolakan dan penerimaan dengan nilai Sig. 2-tailed sebesar 0,000 < α (0,05). Hasil tersebut menandakan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe problem based learning (PBL) terhadap higher order thinking skills (HOTS) peserta didik pada materi perubahan wujud benda, sehingga model pembelajaran problem based learning (PBL) dapat membantu melatih higher order thinking skills (HOTS) peserta didik.